Sunday, September 13, 2020

Belajar Bahasa Inggris - Simple Present Tense Bagi Pemula

Growproductive.com

Simple Present Tense - Belajar bahasa Inggris merupakan salah satu hal yang harus dilalu oleh para pelajar saat ini. Mulai dari Sekolah Dasar hingga perguruan tinggi sekalipun. Mempelajari bahasa Inggris sudah menjadi hal lumrah saat ini. Dikarenakan perkembangan teknologi kini yang membuat bahasa Inggris harus dipelajari oleh semua orang.

Apakah mempelajari bahasa Inggris itu sulit? 
Tentu tidak, bila kamu mau belajar dan memahaminya secara konsisten.

Lalu, langkah awal apakah yang harus dilakukan bagi pemula seperti saya?
Langkah awalnya yaitu belajar mengenal Tenses.

Apa itu Tenses?
Tenses merupakan salah satu rumus yang dapat membuat komunikasi menjadi lebih dimengerti. Seperti halnya, membicarakan kejadian saat ini, kejadian lampau dan kejadian yang akan datang. Semua itu berdasarkan tenses.

Tenses apa yang harus saya pelajari untuk memulai belajar Bahasa Inggris?
Jawabannya, Simple Present Tense. Mengapa? karena ini adalah hal basic yang harus dipelajari terlebih dahulu dalam bahasa Inggris.
Growproductive.com

1. Pengenalan Simple Present Tense


Simple Present Tense merupakan salah satu dari 16 tenses bahasa Inggris. Ini adalah pola kalimat yang biasa digunakan untuk menyatakan suatu kebiasaan, kebenaran serta kejadian yang terjadi saat ini. Nah, bentuk kata kerja pada Simple Present Tense ini yang paling sering atau banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari. 

Pada simple present tense ini, kamu akan sering menemukan beberapa kata keterangan seperti halnya always (selalu), often (sering), usually (biasanya), everyday (setiap hari), every night (setiap malam), every time (setiap waktu), dan lain sebagainya. 

2. Rumus Simple Present Tense


Dalam tenses Simple Present Tense ini, kamu akan mempelajari 2 rumus, diantaranya kalimat verbal dan kalimat nominal. Apa itu kalimat verbal dan nominal?
  • Kalimat Verbal merupakan pola kalimat yang menggunakan kata kerja (verb)
  • Kalimat Nominal merupakan pola kalimat yang tidak menggunakan kata kerja (verb). 

I . Rumus Verbal atau kalimat yang menggunakan kata kerja

A. Kalimat positif (+)

(+) Subjek ( I, You, We, They ) + Verb 1 + Objek 
(+) Subjek ( She, He, It ) + Verb 1 + s/es + Objek 

Contoh :

a. I eat an orange
   (Saya memakan sebuah jeruk)

b. He eats an orange
    (Dia memakan sebuah jeruk)

Kesimpulannya, 
  • Bila subjeknya I, You, We, They, maka kata kerja yang digunakan tidak menggunakan tambahan s/es.
  • Bila subjeknya She, He, It, maka kata kerja yang digunakan memiliki tambahan s/es. 

B. Kalimat Negatif (-)

Dalam Kalimat negatif tentu ada kata TIDAK. Jadi disini akan ditambahkan Not kedalam rumus.

(-) Subjek ( I, You, We, They ) + Do + not + Verb 1
(-) Subjek ( She, He, It ) + Does + not + Verb 1

Contoh :

a. I do not eat an orange
   (Saya tidak memakan sebuah jeruk)

b. He does not eat an orange
   (Dia tidak memakan sebuah jeruk)

Kesimpulannya,
  • Bila subjeknya I, You We They, maka tidak ada tambahan s/es di dalam Do
  • Bila subjeknya She, He, It, maka ada tambahan s/es dalam penggunaan Do, alhasil menjadi Does.

C. Kalimat Tanya (?)

(?) Do + Subjek (I, You, We, They) + Verb 1
(?) Does + Subjek (She, He, It) + Verb 1

a. Do you eat an orange? Yes, I do / No, I do not
   (Apakah kamu makan sebuah jeurk? Ya/Tidak)

b. Does he eat an orange? Yes, he does / No, he does not
   (Apakah dia makan sebuah jeruk? Ya/Tidak)

Kesimpulannya,
  • Dalam kalimat tanya verbal, biasanya diawali dengan Do atau Does.
  • Do digunakan bilamana subjeknya I, You, We, They
  • Does digunakan bilamana subjeknya She, He, It

II. Rumus Nominal atau kalimat yang tidak menggunakan kata kerja 

A. Kalimat Positif (+)

(+) Subjek + be ( Am, Is, Are ) + Adj/Noun/Adverb

Contoh :

a. Arman is a taxi driver
   ( Arman adalah seorang supir taksi )

b. She is sad because she is sick
   ( Dia sedih karena sakit )

Kesimpulannya,
  • Pada kalimat nominal, biasanya Subjek berada di awal kalimat
  • Setelah Subjek pasti ditambah To be yaitu Am, Is, Are
  • Penggunaan Am untuk subjek I,
  • Is untuk subjek She/He/It
  • Are untuk subjek They/We/You

B. Kalimat Negatif (-)

(-) Subjek + be ( Am, Is, Are ) + Not + Adj/Noun/Adverb

Contoh :

a. Arman is not a taxi driver 
   (Arman bukanlah seorang supir taksi)

b. They are not sick
   ( Mereka tidak sakit )

Kesimpulannya,
  • Dalam kalimat nominal negatif, setelah to be (Am, Is, Are) ditambahkan Not

C. Kalimat Tanya (?)

(?) be ( Am, Is, Are ) + Subjek+ Adj/Noun/Adverb

Contoh :

a. is Arman a taxi driver ? Yes, he is / No, he is not
   ( Apakah Arman seorang supir taksi ? Ya / Tidak)

b. is She sick ? Yes, she is / No, she is not
   ( Apakah dia sakit ? Ya / Tidak )

c. Are They Sad ? Yes, they are / No, They are not
   ( Apakah mereka sedih ? Ya / Tidak ) 

Kesimpulannya, 
  • Sama seperti halnya kalimat tanya verbal, kalimat tanya nominal pun diawali dengan to be nya yaitu Is, Are, Am 
  • Setelah itu dilanjut dengan Subjeknya 

Semoga artikel ini dapat membantu untuk mengenal lebih jelas mengenai bagaimana cara belajar bahasa Inggris serta mengenal Simple Present Tense bagi pemula.  


EmoticonEmoticon